JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengadakan perjumpaan dengan para pengusaha Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dari seluruh penjuru Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat, termasuk Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie.
Anin, sapaan karib Anindya, bersama jajaran pengurus Kadin mulai berdatangan di area Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.50 WIB.
Anin menyampaikan bahwa para pimpinan Kadin yang hadir datang dari 38 provinsi mulai dari Aceh sampai Papua. Mereka dijadwalkan berdiskusi sekaligus menyimak pengarahan Presiden Prabowo demi mendongkrak perekonomian berbasis daerah.
"Hari ini, kami Kadin, datang bersama pimpinan-pimpinan Kadin di 38 provinsi. Jadi, sejak mendengar undangan dari Pak Presiden, mereka terbang, ada yang dari Papua, Papua Barat, Kaltara, NTT, Aceh. Nah kami ingin berdiskusi mengenai bagaimana bersama-sama bisa meningkatkan ekonomi dari daerah," kata Anin sesaat setelah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan.
Di samping jajaran jajaran pengurus Kadin, ia membeberkan bahwa agenda ini turut dihadiri oleh 30 asosiasi serta himpunan.
Ia mengungkapkan agenda perjumpaan ini menjadi kelanjutan dari dialog bersama Prabowo di kediaman Presiden di Kompleks Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada 2025 silam.
"Ketika kami diundang ke Hambalang sebelum beliau melakukan raker dan itu diprediksikan bahwa kami akan menghadapi kondisi ekonomi dan juga geopolitik yang seperti sekarang ini. Nah sekarang bagaimana kami sama-sama untuk duduk menyikapinya, " kata Anin.
Ia melanjutkan "karena dari keliling daerah, kami melihat semua tetap mencari jalan keluar, tetap optimis, tetapi dibutuhkan komunikasi yang semakin lancar dan semakin baik."
Selain jajaran pengurus Kadin, perjumpaan tersebut turut dihadiri para menteri dan kepala lembaga Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
Selanjutnya, hadir pula Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, serta Dirut Pindad sekaligus CTO Danantara Sigit Puji Santosa.