Wamenaker Dorong Penguatan Vokasi dan Kemampuan Bahasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:48:51 WIB
Wamenaker Tekankan Vokasi dan Bahasa untuk Perluas Peluang Kerja [FOTO: NET].

JAKARTA - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan pentingnya memperkuat kompetensi dan kemampuan bahasa bagi peserta Pelatihan Vokasi Nasional guna memperluas peluang kerja.

“Ke depan, kemampuan bahasa perlu semakin diperkuat dalam pelatihan vokasi. Kebutuhan tenaga kerja di luar negeri cukup besar, sehingga peserta tidak hanya harus memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan bahasa yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Wamenaker dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Menurut Afriansyah, pelatihan vokasi perlu terus disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja agar para lulusannya memiliki kompetensi yang relevan dan mampu bersaing.

Selain penguasaan keterampilan teknis, kemampuan bahasa juga menjadi nilai tambah, terutama bagi peserta yang ingin memanfaatkan peluang bekerja di luar negeri.

Ia menjelaskan sejumlah negara tujuan penempatan tenaga kerja menetapkan persyaratan kemampuan bahasa sesuai standar yang berlaku.

Untuk Jepang, misalnya, calon pekerja pada umumnya harus memiliki kemampuan bahasa Jepang minimal level N4, yakni tingkat kemampuan dasar hingga menengah bahasa Jepang.

Lebih lanjut, Afriansyah juga mengingatkan peserta yang berminat bekerja di luar negeri agar teliti dalam memilih perusahaan penempatan dan tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan yang tidak jelas.

“Jangan sampai salah memilih perusahaan penempatan. Pemerintah terus melakukan pengawasan terhadap perusahaan penempatan yang melanggar aturan, termasuk memberikan tindakan tegas dengan mencabut izin operasionalnya,” ujar Wamenaker Afriansyah.

Sementara itu, Pelatihan Vokasi Nasional menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap bekerja, produktif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha maupun dunia industri.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan sebanyak 300 ribu peserta mengikuti berbagai program Pelatihan Vokasi Nasional di seluruh Indonesia sepanjang tahun ini.

Target tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan berbasis kompetensi sekaligus meningkatkan kesiapan tenaga kerja agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Terkini