PM Thailand Tawari Prabowo 36 Kendaraan Amfibi untuk TNI AL

Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:34:02 WIB
PM Thailand Tawarkan 36 Kendaraan Amfibi untuk Marinir TNI [FOTO: NET].

JAKARTA — Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand Anutin Charnvirakul menyodorkan kerja sama industri pertahanan yang lebih erat dengan Indonesia, mencakup kesiapan Thailand menyuplai 36 kendaraan lapis baja amfibi (Amphibious Wheeled Armoured Vehicle/AWAV) untuk Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

Komitmen tersebut diutarakan Anutin sewaktu menggelar pertemuan bilateral bersama Presiden Prabowo Subianto dalam agenda kunjungan kenegaraannya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Dalam sambutannya, Anutin menyanjung rekam jejak Presiden Prabowo di dunia militer. Ia mengaku jajaran petinggi Angkatan Bersenjata Thailand menaruh rasa hormat yang tinggi kepada Prabowo sehingga berkeinginan untuk ikut hadir dalam agenda kunjungan kenegaraan tersebut.

"Saya pikir Anda telah memberikan perhatian yang sangat tinggi pada kerja sama pertahanan kami. Saya harus mengatakan bahwa sebelum saya melakukan perjalanan ke sini, ketika saya meminta para pejabat senior militer saya untuk memberi pengarahan kepada saya untuk kunjungan kami kali ini, Anda benar-benar seorang ikon militer dan banyak jenderal muda kami yang mengagumi kinerja Anda," ujar Anutin.

Menurut ia, apresiasi itu bahkan diwujudkan lewat penyerahan medali kehormatan dari jajaran Angkatan Darat Thailand untuk Presiden Prabowo.

"Mereka semua bersumpah untuk menemani delegasi saya menemui Anda hari ini. Jadi saya telah membawa beberapa medali yang dengan sepenuh hati ingin diberikan oleh jenderal angkatan darat kami kepada Anda karena Anda adalah tokoh militer yang sangat mereka hormati," katanya.

Anutin menegaskan hubungan pertahanan yang erat di antara kedua negara perlu terus dipupuk lewat latihan militer gabungan, pertukaran informasi, hingga peningkatan kerja sama keamanan laut.

"Dengan persahabatan yang kuat dan hubungan pertahanan yang erat ini, angkatan bersenjata kami akan dengan senang hati melanjutkan latihan gabungan secara rutin, berbagi informasi, dan kerja sama keamanan maritim dengan angkatan bersenjata Indonesia," ujarnya.

Ia turut mengungkapkan rasa gembiranya usai mengetahui bahwa Prabowo sempat menjalani latihan bersama pasukan khusus Thailand sewaktu masih bertugas di pasukan khusus Indonesia.

Di samping itu, Anutin mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan pertemuan High Level Committee (HLC) Sekretariat Bersama Indonesia-Thailand di Bangkok pada Februari 2026.

Pada momen tersebut, Anutin mengajukan agar kedua negara memperluas kolaborasi di sektor industri pertahanan.

"Saya mengusulkan agar kami memperluas kerja sama di bidang industri pertahanan dan Thailand siap memasok 36 kendaraan lapis baja amfibi atau AWAV untuk Korps Marinir Indonesia. Model ini saat ini aktif dalam dinas di Korps Marinir Kerajaan Thailand dan saya sangat berterima kasih karena Anda memberi kami kesempatan ini agar produk kami digunakan di negara Anda," tuturnya.

Selain menawarkan kendaraan tempur amfibi, Anutin juga mengundang pihak Indonesia untuk ikut serta dalam gelaran Defense & Security Exhibition yang bakal dihelat di Thailand pada November tahun depan sebagai wadah memperluas sinergi industri pertahanan kedua negara.

Di sektor keamanan, Anutin menyambut baik keterlibatan Dewan Keamanan Nasional Thailand dalam Dialog Keamanan ke-3 yang bakal digelar Indonesia bulan depan.

"Mengenai kerja sama keamanan, saya senang Dewan Keamanan Nasional Thailand akan berpartisipasi dalam dialog keamanan ketiga yang akan diselenggarakan Indonesia bulan depan," katanya.

Lebih lanjut, ia memandang Indonesia dan Thailand perlu memperkuat koordinasi untuk menghadapi beragam bentuk kejahatan lintas negara yang kian kompleks.

"Kedua negara kami harus meningkatkan kerja sama untuk memerangi kejahatan transnasional, khususnya penipuan online, perdagangan manusia, dan narkoba," ujar Anutin.

Tags

Terkini