Hemat dan Praktis, 10 Ide Menu Takjil untuk Berbagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 10:37:27 WIB
Hemat dan Praktis, 10 Ide Menu Takjil untuk Berbagi

JAKARTA - Semangat berbagi saat Ramadhan selalu menghadirkan kehangatan tersendiri di tengah masyarakat. Tradisi membagikan takjil di masjid bukan hanya soal makanan pembuka puasa. Lebih dari itu, momen ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menebar kebaikan.

Bagi banyak orang, menyiapkan takjil untuk jamaah dalam jumlah besar kerap menimbulkan kebingungan. Pertimbangan anggaran dan ketersediaan bahan sering menjadi kendala utama. Padahal, berbagi tidak selalu identik dengan menu mahal atau bahan yang sulit dicari.

Dengan perencanaan yang tepat, sajian sederhana tetap bisa terasa istimewa. Bahan-bahannya pun mudah ditemukan di pasar tradisional dengan harga yang ramah di kantong. Berikut 10 ide menu takjil hemat dan praktis yang bisa menjadi inspirasi.

Pilihan Menu Tradisional yang Selalu Dicari

Bubur Sumsum Biji Salak
Perpaduan tekstur lembut dari tepung beras dan kenyalnya biji salak dari ubi jalar selalu menjadi favorit. Bahan utamanya hanya tepung beras, santan, dan ubi yang harganya sangat merakyat.

Bakwan Sayur atau Bala-bala
Gorengan adalah ratu takjil di Indonesia. Cukup bermodalkan kol, wortel, tauge, dan tepung terigu, Anda sudah bisa menyajikan camilan renyah yang disukai semua kalangan.

Kolak Pisang dan Singkong
Menu klasik yang tak pernah gagal. Memanfaatkan singkong sebagai pendamping pisang adalah trik cerdas untuk memberikan rasa kenyang lebih lama dengan biaya yang lebih hemat dibandingkan hanya menggunakan pisang.

Dadar Gulung
Kue tradisional hijau dengan isian parutan kelapa dan gula merah atau unti ini selalu laris manis. Bahannya sederhana, yaitu tepung terigu, sedikit santan, dan kelapa parut.

Menu-menu tradisional ini terbukti selalu diminati. Selain rasanya yang akrab di lidah, biaya produksinya relatif rendah dan mudah dibuat dalam jumlah banyak.

Takjil Segar Pelepas Dahaga

Selain makanan manis dan gorengan, minuman segar juga menjadi incaran saat waktu berbuka tiba. Sensasi dingin dan manis mampu mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.

Es Campur Susu
Kesegaran es campur sulit ditolak saat berbuka. Gunakan isian sederhana seperti cincau hitam, kolang-kaling, dan potongan melon atau timun suri yang sedang musim. Tambahkan sirup merah dan susu kental manis untuk rasa premium.

Es Cincau Hijau atau Hitam
Cincau dikenal baik untuk meredakan panas dalam setelah seharian berpuasa. Cukup sajikan dengan air santan dan gula merah cair. Ini adalah salah satu menu dengan biaya produksi terendah.

Kedua menu ini bisa dibuat dalam wadah besar lalu dibagi ke dalam cup kecil. Cara ini lebih efisien dan tetap terlihat menarik saat dibagikan kepada jamaah.

Camilan Kekinian dengan Modal Terjangkau

Ingin memberikan sentuhan berbeda tanpa menguras anggaran? Beberapa camilan berikut bisa menjadi pilihan menarik.

Pisang Goreng Pasir
Agar lebih kekinian namun tetap murah, balut pisang kepok atau pisang uli dengan tepung roti atau panir. Teksturnya yang lebih crunchy memberikan kesan mewah meski modalnya minim.

Tahu Isi atau Tahu Susur
Tahu cokelat yang diisi tumisan sayur pedas bisa menjadi pilihan takjil yang mengenyangkan. Satu papan tahu di pasar biasanya dibanderol dengan harga yang sangat murah untuk jumlah potongan yang banyak.

Pudding Lumut Pandan
Pudding hanya membutuhkan bubuk agar-agar, telur, dan santan. Tampilan lumut yang cantik memberikan kesan niat dan estetik saat dibagikan di masjid, meski cara pembuatannya sangat simpel.

Menu-menu ini relatif mudah diproduksi secara massal. Selain itu, tampilannya cukup menarik sehingga menambah semangat berbuka puasa.

Pilihan Mengenyangkan Sebelum Shalat Maghrib

Sebagian jamaah membutuhkan takjil yang cukup mengganjal perut sebelum melaksanakan shalat Maghrib. Untuk kebutuhan tersebut, menu berikut bisa dipertimbangkan.

Lontong Isi Sayur
Jika ingin memberikan takjil yang lebih mengenyangkan sebelum shalat Maghrib, lontong isi wortel dan kentang adalah jawabannya. Beras dan sayuran adalah bahan pokok yang pasti tersedia di setiap sudut pasar.

Menu ini bisa dibungkus praktis dan mudah dibagikan. Selain mengenyangkan, rasanya juga familiar bagi berbagai kalangan usia.

Tips Berbagi Takjil di Masjid

Agar kegiatan berbagi berjalan lancar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Gunakan wadah ramah lingkungan. Sebisa mungkin pilih kemasan yang praktis namun tetap rapi. Hal ini membantu menjaga kebersihan area masjid setelah berbuka.

Perhatikan kebersihan makanan. Pastikan seluruh proses pengolahan dan pengemasan dilakukan secara higienis agar aman dikonsumsi jamaah.

Perhatikan waktu pengiriman. Antarkan takjil ke masjid setidaknya 30 hingga 45 menit sebelum azan Maghrib. Dengan begitu, pengurus masjid memiliki waktu untuk menata dan membagikannya dengan tertib.

Berbagi takjil bukan soal seberapa mewah menunya. Yang terpenting adalah ketulusan untuk membantu sesama membatalkan puasa. Dengan pilihan menu yang hemat dan praktis, semangat berbagi tetap bisa dijalankan tanpa membebani anggaran.

Terkini