Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Lengkap Syarat Dan Proses Pengajuan

Jumat, 27 Februari 2026 | 13:36:34 WIB
Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Lengkap Syarat Dan Proses Pengajuan

JAKARTA - Kebutuhan modal usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu perhatian utama dalam pengembangan ekonomi nasional.

Program Kredit Usaha Rakyat kembali menjadi pilihan pembiayaan yang banyak dimanfaatkan masyarakat yang ingin mengembangkan usaha dengan bunga rendah dan proses pengajuan yang relatif sederhana.

Program Bank Rakyat Indonesia atau KUR BRI 2026 dirancang untuk memberikan akses modal usaha dengan beban bunga yang kompetitif. Skema pembiayaan ini ditujukan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal untuk pengembangan usaha maupun kebutuhan operasional.

KUR BRI 2026 menawarkan suku bunga sekitar 6 persen per tahun dengan pilihan plafon pinjaman yang cukup variatif. Nasabah dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp10 juta hingga Rp200 juta bahkan mencapai Rp500 juta sesuai dengan kategori pembiayaan yang disediakan.

Tenor pembayaran juga dibuat fleksibel agar debitur dapat menyesuaikan cicilan dengan kondisi keuangan usaha. Pilihan jangka waktu pembayaran berkisar antara 12 bulan hingga 60 bulan, sehingga memberikan ruang bagi pelaku usaha dalam mengatur arus kas usaha.

Kemudahan akses pembiayaan menjadi salah satu keunggulan utama program KUR BRI 2026. Proses pengajuan yang lebih sederhana diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperoleh modal usaha dengan lebih cepat dan efisien.

Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Terbaru

Simulasi angsuran berikut dapat menjadi referensi bagi calon debitur yang ingin mengajukan pembiayaan pada program KUR BRI 2026.

Plafon Rp10 juta menunjukkan cicilan sebesar Rp860.664 per bulan untuk tenor 12 bulan. Jika memilih tenor 24 bulan, cicilan menjadi Rp443.206 per bulan, sementara tenor 36 bulan sebesar Rp304.219.

Untuk tenor 48 bulan cicilan bulanan sekitar Rp234.850 dan tenor 60 bulan sebesar Rp193.328 per bulan.

Pada plafon Rp20 juta, cicilan bulanan tercatat Rp1.721.329 untuk tenor 12 bulan. Tenor 24 bulan menghasilkan cicilan Rp886.412, sementara tenor 36 bulan sebesar Rp608.439.

Jika memilih tenor 48 bulan, cicilan menjadi Rp469.701 dan tenor 60 bulan sekitar Rp386.656 per bulan.

Plafon Rp30 juta memiliki simulasi cicilan Rp2.581.993 untuk tenor 12 bulan. Tenor 24 bulan sebesar Rp1.329.618, tenor 36 bulan Rp912.658, tenor 48 bulan Rp704.551, dan tenor 60 bulan Rp579.984 per bulan.

Plafon Rp40 juta menghasilkan cicilan Rp3.442.657 untuk tenor 12 bulan. Pada tenor 24 bulan cicilan menjadi Rp1.772.824, tenor 36 bulan Rp1.216.878, tenor 48 bulan Rp939.402, dan tenor 60 bulan Rp773.312.

Simulasi Angsuran Plafon Rp50 Juta Hingga Rp100 Juta

Pada plafon Rp50 juta, simulasi angsuran menunjukkan cicilan Rp4.303.321 untuk tenor 12 bulan. Jika memilih tenor 24 bulan, cicilan menjadi Rp2.216.031, tenor 36 bulan Rp1.521.097, tenor 48 bulan Rp1.174.251, dan tenor 60 bulan Rp966.640.

Plafon Rp60 juta menghasilkan cicilan Rp5.163.986 (12 bulan), Rp2.659.237 (24 bulan), Rp1.825.317 (36 bulan), Rp1.409.102 (48 bulan), dan Rp1.159.968 (60 bulan).

Untuk plafon Rp70 juta, cicilan tercatat Rp6.024.650 pada tenor 12 bulan, Rp3.102.443 pada tenor 24 bulan, Rp2.129.536 pada tenor 36 bulan, Rp1.643.952 pada tenor 48 bulan, dan Rp1.353.296 pada tenor 60 bulan.

Plafon Rp80 juta menunjukkan cicilan Rp6.885.314 (12 bulan), Rp3.545.649 (24 bulan), Rp2.433.755 (36 bulan), Rp1.878.803 (48 bulan), dan Rp1.546.624 (60 bulan).

Plafon Rp90 juta menghasilkan cicilan Rp7.745.979 untuk tenor 12 bulan, Rp3.988.855 (24 bulan), Rp2.737.975 (36 bulan), Rp2.113.653 (48 bulan), dan Rp1.739.952 (60 bulan).

Plafon Rp100 juta memiliki simulasi angsuran Rp8.606.643 (12 bulan), Rp4.432.061 (24 bulan), Rp3.042.194 (36 bulan), Rp2.348.503 (48 bulan), dan Rp1.933.280 (60 bulan).

Simulasi Pinjaman Plafon Lebih Besar

Untuk plafon Rp120 juta, cicilan bulanan tercatat Rp10.327.972 pada tenor 12 bulan, Rp5.318.473 pada tenor 24 bulan, Rp3.650.633 pada tenor 36 bulan, Rp2.818.204 pada tenor 48 bulan, dan Rp2.319.936 pada tenor 60 bulan.

Plafon Rp130 juta menunjukkan cicilan Rp11.188.636 (12 bulan), Rp5.761.679 (24 bulan), Rp3.954.852 (36 bulan), Rp3.053.054 (48 bulan), dan Rp2.513.264 (60 bulan).

Plafon Rp150 juta menghasilkan angsuran Rp12.909.965 (12 bulan), Rp6.648.092 (24 bulan), Rp4.563.291 (36 bulan), Rp3.522.754 (48 bulan), dan Rp2.899.920 (60 bulan).

Plafon Rp175 juta memiliki simulasi cicilan Rp15.061.629 (12 bulan), Rp7.756.113 (24 bulan), Rp5.323.681 (36 bulan), Rp4.109.879 (48 bulan), dan Rp3.383.240 (60 bulan).

Plafon tertinggi Rp200 juta menunjukkan angsuran Rp17.213.286 untuk tenor 12 bulan, Rp8.864.122 untuk tenor 24 bulan, Rp6.084.388 untuk tenor 36 bulan, Rp4.697.006 untuk tenor 48 bulan, dan Rp3.866.560 untuk tenor 60 bulan.

Peluang UMKM dari KUR BRI 2026

Program KUR BRI 2026 menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM di Indonesia. Dengan bunga ringan dan pilihan tenor yang fleksibel, pelaku usaha dapat mengelola arus kas bisnis dengan lebih baik.

Akses modal yang lebih mudah memungkinkan pelaku usaha melakukan ekspansi usaha, meningkatkan produksi, serta memperkuat daya saing di pasar. Skema pembiayaan yang ditawarkan oleh Bank Rakyat Indonesia diharapkan mampu menjangkau lebih banyak UMKM di berbagai wilayah.

Melalui program KUR BRI 2026, pemerintah dan sektor perbankan berupaya memperkuat fondasi ekonomi berbasis usaha rakyat. Program pembiayaan ini menjadi peluang strategis bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Terkini