JAKARTA - Kebiasaan pola makan mampu memengaruhi mutu tidur, salah satunya lewat asupan bahan makanan yang kaya nutrisi seperti triptofan, melatonin, dan serat. Kandungan gizi tersebut berfungsi membantu tubuh terasa lebih rileks sekaligus menopang keteraturan siklus tidur.
Disadur dari halaman Health pada Kamis, terdapat lima jenis makanan yang berpotensi menyokong peningkatan kualitas tidur.
Daging kalkun
Daging kalkun menyimpan triptofan, yakni asam amino yang merangsang pembentukan serotonin serta melatonin. Kedua zat kimia tersebut memegang peranan dalam mengendalikan pola tidur dan bangun.
Jus ceri asam
Riset berskala kecil yang melibatkan penderita insomnia mengindikasikan bahwa mengonsumsi jus ceri asam murni tanpa pemanis dua kali sehari dalam rentang dua minggu berhubungan dengan bertambahnya durasi serta mutu tidur.
Ikan berlemak
Ikan salmon, sarden, hingga makarel merupakan sumber kaya asam lemak omega-3 dan vitamin D yang terbukti berhubungan dengan mutu tidur yang kian optimal.
Pola konsumsi yang kaya lemak tak jenuh, layaknya diet Mediterania, juga dinilai efektif menopang tidur yang lebih nyenyak.
Buah kiwi
Buah kiwi mengandung senyawa serotonin yang menjadi bahan dasar pembentukan melatonin. Uji coba berskala terbatas mendapati bahwa mengonsumsi dua buah kiwi kurun satu jam menjelang tidur berkaitan dengan peningkatan mutu tidur, kendati temuan tersebut masih memerlukan pembuktian lewat studi lanjutan.
Makanan tinggi serat
Aneka buah, sayur-mayur, kacang-kacangan, biji-bijian, serta gandum utuh sanggup menyokong pemeliharaan mikrobiota usus yang berkorelasi dengan kualitas tidur. Penyelidikan ilmiah juga memperlihatkan bahwa kondisi kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan ekosistem bakteri baik pada saluran pencernaan.
Di samping memilah asupan yang menyokong kualitas tidur, membatasi porsi kafein beberapa jam sebelum beristirahat, menjauhi minuman beralkohol saat malam, serta mengurangi santapan maupun minuman tinggi gula juga dapat membantu mendapatkan tidur yang lebih pulas.