Fore Coffee

Fore Coffee Meningkatkan Ekspansi Outlet Serta Laba Bersih Tahun 2025

Fore Coffee Meningkatkan Ekspansi Outlet Serta Laba Bersih Tahun 2025
Fore Coffee Meningkatkan Ekspansi Outlet Serta Laba Bersih Tahun 2025

JAKARTA - PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), yang dikenal sebagai induk usaha merek Fore Coffee dan Fore Donut, berhasil mencetak pertumbuhan kinerja keuangan positif sepanjang tahun buku 2025. 

Data resmi dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa laba bersih FORE meningkat 55% secara tahunan, menjadi Rp90,13 miliar pada 2025, dibandingkan Rp58,21 miliar di tahun sebelumnya.

Pertumbuhan signifikan ini juga tercermin pada EBITDA perseroan yang melonjak 58% YoY menjadi Rp300 miliar, dari Rp190 miliar pada 2024. 

Lonjakan ini didorong oleh ekspansi outlet, diversifikasi produk, serta peningkatan pendapatan yang mencapai Rp1,5 triliun, naik 44% dibandingkan Rp1,04 triliun pada tahun sebelumnya.

Presiden Direktur FORE, Vico Lomar, menyatakan bahwa tahun 2025 menandai tonggak penting bagi perusahaan dengan pembukaan dua gerai Fore Donut pertamanya di Supermall Karawaci (Tangerang) dan Panglima Polim (Jakarta Selatan). Momentum ini terus berlanjut hingga awal 2026, termasuk pembukaan outlet ke-7 di Epiwalk, Jakarta Selatan.

“Keberhasilan diversifikasi ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengeksekusi inisiatif pertumbuhan organik sekaligus merambah segmen pasar baru,” kata Vico. 

Hal ini menunjukkan bahwa strategi FORE tidak hanya berfokus pada penjualan kopi saja, tetapi juga memperluas pengalaman kuliner bagi pelanggan melalui produk inovatif seperti Fore Donut.

Ekspansi Outlet dan Diversifikasi Produk

FORE terus memperluas jaringan gerainya, yang kini mencakup lebih dari 90 lokasi baru. Ekspansi ini tidak hanya memperkuat kehadiran perusahaan di berbagai kota besar, tetapi juga meningkatkan ekuitas merek di mata konsumen. 

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan outlet dapat selaras dengan pencapaian kinerja keuangan yang positif, sekaligus meningkatkan loyalitas pelanggan.

Diversifikasi produk, termasuk peluncuran Fore Donut, menjadi strategi utama dalam menjangkau segmen pasar baru. Dengan kombinasi kopi premium dan produk pastry yang menarik, perusahaan berhasil menarik perhatian konsumen dari berbagai kalangan. Strategi ini turut meningkatkan rata-rata transaksi per pelanggan sekaligus memperkuat pendapatan.

Kinerja Keuangan dan Laba Bersih

Kinerja keuangan FORE mencatatkan lonjakan signifikan pada tahun 2025. Pendapatan tumbuh 44% YoY, dari Rp1,04 triliun menjadi Rp1,5 triliun. Sementara itu, EBITDA meningkat 58% menjadi Rp300 miliar, yang menunjukkan efisiensi operasional dan manajemen biaya yang baik.

Peningkatan laba bersih 55% menjadi Rp90,13 miliar memperlihatkan efektivitas strategi pertumbuhan dan ekspansi outlet. 

Pertumbuhan ini tidak hanya mendorong kinerja keuangan tetapi juga meningkatkan kepercayaan investor, terutama setelah perusahaan melaksanakan IPO dan memanfaatkan modal dengan optimal untuk pengembangan bisnis.

Strategi Operasional dan Komitmen Manajemen

Vico Lomar menekankan bahwa pencapaian tahun 2025 mencerminkan komitmen perusahaan terhadap keunggulan operasional dan respons cepat terhadap permintaan pasar. Manajemen FORE berfokus pada integrasi outlet baru ke dalam ekosistem perusahaan dengan efisiensi operasional yang tetap terjaga.

“Kami tetap fokus menghadirkan pengalaman kopi premium yang terjangkau sambil memastikan setiap rupiah dari modal IPO menghasilkan nilai berkelanjutan bagi pemangku kepentingan,” ujar Vico. 

Fokus ini meliputi pelatihan staf, standardisasi layanan, serta pengembangan sistem digital untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Integrasi lebih dari 90 gerai baru juga dilakukan dengan perencanaan yang matang, termasuk pemilihan lokasi strategis, manajemen rantai pasok, dan kampanye pemasaran yang efektif. Hal ini memastikan bahwa ekspansi outlet tidak hanya menambah jumlah lokasi, tetapi juga memperkuat posisi merek di pasar yang kompetitif.

Prospek dan Langkah Ke Depan

Ke depan, FORE berencana untuk terus mengeksekusi strategi pertumbuhan organik dan diversifikasi produk. Ekspansi outlet baru dan pengembangan menu inovatif tetap menjadi fokus utama untuk menarik pelanggan baru dan mempertahankan loyalitas konsumen.

Dengan pondasi keuangan yang kuat, pertumbuhan laba yang signifikan, serta strategi ekspansi yang terukur, FORE optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan di tahun-tahun mendatang. 

Perusahaan juga berkomitmen meningkatkan efisiensi operasional dan memanfaatkan modal IPO untuk inovasi serta penguatan ekosistem bisnis.

Langkah ini diyakini akan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk investor, karyawan, dan pelanggan. 

Dengan kombinasi ekspansi outlet, diversifikasi produk, dan manajemen keuangan yang solid, FORE siap menghadapi tantangan pasar sekaligus mempertahankan pertumbuhan kinerja di sektor F&B nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index